Ekspedisi

Partisipasi Masyarakat dalam Revitalisasi Taman Kota: Menggandeng Warga untuk Menghijaukan Kota

Jakarta Forum - Partisipasi masyarakat dalam revitalisasi taman kota: menggandeng warga untuk menghijaukan kota. Revitalisasi Taman Tangkuban Perahu di Jakarta Selatan bertujuan mempercantik dan menyegarkan lingkungan Ibu Kota melalui penanaman lebih banyak pohon.

Artikel ini menggarisbawahi pentingnya melibatkan warga dalam upaya revitalisasi taman kota dan bagaimana partisipasi masyarakat dapat memperkuat penghijauan kota sambil membangun ikatan komunitas yang lebih kuat.

Partisipasi Masyarakat dalam Revitalisasi Taman Kota: Menggandeng Warga untuk Menghijaukan Kota

Penghijauan perkotaan adalah upaya penting dalam menjaga kualitas hidup di lingkungan perkotaan yang terus berkembang pesat.
partisipasi-masyarakat-dalam-revitalisasi-taman-kota-menggandeng-warga-untuk-menghijaukan-kota
Partisipasi masyarakat dalam revitalisasi taman kota: menggandeng warga untuk menghijaukan kota
Namun, keberhasilan penghijauan tidak hanya tergantung pada langkah-langkah pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat.

Artikel ini akan membahas mengapa partisipasi warga dalam revitalisasi taman kota adalah kunci keberhasilan, bagaimana pendekatan partisipatif dalam desain taman kota dapat mengakomodasi kebutuhan lokal, serta bagaimana mengukur dampak sosial dari partisipasi masyarakat dalam penghijauan kota.

Mobilisasi Komunitas: Mengapa Partisipasi Warga adalah Kunci Keberhasilan

Partisipasi masyarakat bukan hanya tentang mendapatkan persetujuan, tetapi juga melibatkan mereka secara aktif dalam proses penghijauan kota.

Alasan mengapa partisipasi warga adalah kunci keberhasilan meliputi:
  1. Pemahaman yang Lebih Baik
    Warga yang terlibat dalam proses penghijauan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang proyek tersebut. Mereka merasa memiliki proyek ini dan lebih cenderung menjaganya.
  2. Memaksimalkan Sumber Daya
    Masyarakat dapat berkontribusi dalam hal sumber daya, baik dalam bentuk tenaga kerja, waktu, atau sumber daya finansial. Partisipasi mereka memaksimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia.
  3. Pemecahan Masalah yang Lebih Baik
    Warga biasanya lebih tahu tentang masalah-masalah lokal dan bisa memberikan masukan berharga dalam merancang solusi yang efektif.

Pendekatan Partisipatif dalam Desain Taman Kota yang Mengakomodasi Kebutuhan Lokal

Pendekatan partisipatif dalam desain taman kota adalah kunci untuk menciptakan taman yang benar-benar mencerminkan kebutuhan dan keinginan komunitas.

Beberapa langkah yang dapat diambil adalah:
  1. Dialog Terbuka
    Mengadakan dialog terbuka dengan warga untuk mendengarkan aspirasi mereka tentang bagaimana taman kota seharusnya dibangun dan dikelola.
  2. Kolaborasi dengan Kelompok Lokal
    Melibatkan kelompok-kelompok lokal seperti kelompok pemuda, kelompok lingkungan, dan komunitas lokal dalam proses perencanaan dan pelaksanaan.
  3. Penyesuaian dengan Kebutuhan Khusus
    Memastikan bahwa taman kota dapat mengakomodasi kebutuhan khusus seperti aksesibilitas bagi penyandang disabilitas atau fasilitas untuk anak-anak.

Mengukur Dampak Sosial dari Partisipasi Masyarakat dalam Penghijauan Kota

Pengukuran dampak sosial dari partisipasi masyarakat adalah langkah penting untuk memahami manfaatnya.

Beberapa cara mengukur dampak ini meliputi:
  1. Survei dan Umpan Balik
    Menggunakan survei dan umpan balik dari warga untuk mengukur perubahan persepsi dan kualitas hidup mereka setelah revitalisasi taman kota.
  2. Indikator Sosial
    Menggunakan indikator sosial seperti tingkat kebahagiaan, kepuasan warga, dan tingkat partisipasi dalam kegiatan komunitas untuk mengukur dampak positif.
  3. Studi Kasus
    Menganalisis studi kasus dari taman kota yang telah melibatkan masyarakat secara aktif untuk melihat bagaimana partisipasi mereka telah memengaruhi keberhasilan proyek.

Jaksel Revitalisasi Taman Tangkuban Perahu untuk Penghijauan Ibu Kota

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan telah melakukan revitalisasi Taman Tangkuban Perahu di Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, dengan tujuan meningkatkan penghijauan di Ibu Kota.

Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, berharap taman ini akan menjadi lebih hijau dan teratur di masa depan.

Munjirin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban taman ini.

Dia juga mengapresiasi kerja sama dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan, Kecamatan Setiabudi, Kelurahan Guntur, dan Lions Club Indonesia dalam proses revitalisasi ini.

Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

Taman Tangkuban Perahu seluas 6.000 meter persegi kini telah diubah menjadi sebuah ruang terbuka hijau yang rapi, yang akan menarik pengunjung untuk berbagai kegiatan.

Proses revitalisasi ini berlangsung sangat cepat, dimulai dengan penanaman pohon dan peletakan batu pertama pada 23 Juni 2023.

Revitalisasi ini adalah salah satu langkah sinergis dalam mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang berkelanjutan serta pelaksanaan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait penanaman pohon.

Komitmen Kurangi Emisi Karbon

Selain itu, revitalisasi mencakup pembuatan pos jaga, perbaikan lapangan basket dan futsal, jogging track, alat senam, dan fasilitas bermain anak.

Semua ini diharapkan akan bermanfaat bagi warga Jakarta Selatan, terutama mereka yang tinggal di sekitar taman.

Sebelumnya, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meresmikan Taman ASEAN sebagai komitmen untuk mengurangi emisi karbon di Ibu Kota, sejalan dengan kesepakatan antar-negara anggota ASEAN.

Tujuan lainnya adalah mengembangkan konsep green building hingga menciptakan green city.

Peresmian Taman ASEAN ini merupakan bagian dari pertemuan Gubernur dan Wali Kota ASEAN melalui MGMAC dan AMF 2023.

Masyarakat: Kunci Sukses Hijaukan Kota

Partisipasi masyarakat dalam revitalisasi taman kota adalah kunci untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang hijau, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan lokal.

Dengan melibatkan warga dalam setiap langkah dari perencanaan hingga pelaksanaan dan mengukur dampak positifnya, kita dapat menciptakan taman kota yang tidak hanya menyediakan ruang hijau tetapi juga memperkuat ikatan sosial dalam komunitas kita.

Dengan kerjasama bersama, kita dapat menggandeng warga untuk menghijaukan kota dan menciptakan masa depan yang lebih baik untuk semua.
Ekspedisi
jual-kurma-untuk ramadhan