Halaman

    Social Items

Konsultan HRD
Jakarta Forum - Keren, platform layanan logistik B2B bantu vendor logistik penuhi standar klien. Usaha rintisan logistik di Asia Tenggara Inteluck raih US$ 5 Juta dari MindWorks dan Lalamove.

Keren, Platform Layanan Logistik B2B Bantu Vendor Logistik Penuhi Standar Klien


Inteluck, platform logistik pihak ketiga di Asia Tenggara yang berorientasi pada data, mengumumkan babak pendanaan Seri Pra-B senilai US$ 5 juta yang dipimpin MindWorks Capital.
keren-platform-layanan-logistik-b2b-bantu-vendor-logistik-penuhi-standar-klien

Pendanaan ini juga diikuti Infinity Venture Partners dan platform teknologi logistik yang sesuai kebutuhan (on-demand logistic) Lalamove.

Lalamove baru pertama kali melakukan investasi strategis, sementara, MindWorks Capital ialah investor awal, bagian dari direksi perusahaan, serta pemegang saham utama Lalamove.

Platform Layanan Logistik B2B


Berdiri pada 2014, Inteluck awalnya merupakan platform IoT SaaS untuk perusahaan angkutan barang di Filipina.

Dengan platform Inteluck, perusahaan angkutan barang dapat memantau serta mengelola pengiriman barang dan pengemudi truk angkutan secara seketika.

Namun, Inteluck lalu beralih menjadi platform layanan logistik B2B setelah menyadari vendor logistik yang ada ternyata belum mampu memenuhi standar klien.

Sejak awal 2018, Inteluck telah memiliki lebih dari 17.000 truk tersertifikasi dan menjadi armada angkutan barang terbesar di Filipina.

Dengan model marketplace baru, Inteluck mampu mengagregasi berbagai perusahaan angkutan barang yang sangat terfragmentasi untuk perusahaan berskala menengah dan besar.

Hal ini secara drastis meningkatkan standar dan efisiensi full truckload logistic (FTL).

"Kalangan perusahaan sangat sulit mengoptimalkan pengiriman barang dengan banyak variabel yang dinamis.

Bagi mereka, hal ini menjadi kendala terbesar dalam pengiriman barang dengan angkutan truk.

Teknologi kami ikut mengoptimalkan proses pengiriman barang dengan menggabungkan data dari sumber-sumber eksternal, seperti kondisi jalanan dan cuaca melalui data seketika yang dikumpulkan dari berbagai perangkat IoT di armada logistik kami.

Dengan menyatukan pemesanan logistik yang tersebar di mana-mana, kami dapat menghasilkan tingkat utilisasi yang lebih baik dalam angkutan barang pergi-pulang dan mengurangi limbah bagi para pelanggan," jelas Kevin Zhang, Pendiri & CEO, Inteluck.

Inteluck kini memiliki lebih dari 100 pelanggan perusahaan dari berbagai jenis industri, termasuk Coca-Cola, OPPO, Asia Brewery, dan pelaku manufaktur global, vendor telekomunikasi, dan kalangan distributor.

Inteluck akan memakai pendanaan tersebut untuk merilis sistem pengiriman barang (distpatch system) yang canggih, serta terus menambah basis pelanggannya di Filipina.

Dengan kendala serupa yang dihadapi di Asia Tenggara, Inteluck juga berencana untuk memperluas skala solusi FTL ke negara-negara lain di Asia Tenggara.

"Kami terkesan dengan ketajaman visi Kevin dalam memahami rumitnya pasar logistik di wilayah setempat.

Bersama Lalamove yang mengikuti babak pendanaan kali ini, kami akan memanfaatkan keahlian kolektif di sektor logistik sehingga Inteluck meningkatkan skala usahanya dan menjadi pemimpin industri yang dominan," ujar David Chang, Managing Partner, MindWorks Capital.

"Kami menilai ada banyak sinergi antara Inteluck dan Lalamove—kedua perusahaan bisa memanfaatkan teknologi dan data untuk mengubah industri logistik.

Kami menggabungkan keahlian Lalamove dalam last mile delivery dan pengalaman Inteluck dalam pengiriman barang jarak jauh.

Dengan demikian, kami bisa mengoptimalkan portofolio layanan untuk kalangan perusahaan di Asia Tenggara.

Kami juga mengagumi ketajaman insting Kevin dalam menemukan tantangan dalam aktivitas logistik jarak jauh.

Hal ini akan membantu Inteluck untuk memenuhi kebutuhan para pelanggannya," jelas Shing Chow, Pendiri dan CEO, Lalamove.

Teknologi Logistik Mutakhir


Berdiri pada 2014, Inteluck ialah platform logistik pihak ketiga yang berorientasi pada data dan berfokus pada first-and-middle mile delivery untuk perusahaan berskala menengah dan besar di Asia Tenggara.

Inteluck berkantor pusat di Singapura, dan beroperasi di negara-negara Asia Tenggara termasuk Filipina dan Thailand.

Inteluck bermisi untuk menawarkan berbagai layanan logistik B2B yang sangat efisien melalui teknologi mutakhirnya di negara-negara berkembang.

Strategi Investasi


MindWorks Capital berdiri pada 2014 dan merupakan perusahaan penanaman modal asing yang berkantor pusat di Hong Kong, dan berkantor cabang di Beijing serta Jakarta.

MindWorks menjalankan strategi Pan-Asia untuk menanamkan investasi langsung pada sejumlah perusahaan teknologi di Tiongkok Daratan dan Asia Tenggara.

MindWorks saat ini mengelola nilai aset bersih sebesar US$ 500 juta lewat tiga dana investasi, dan ikut menjadi mitra investasi dalam Innovation Technology Venture Fund yang diprakarsai pemerintah Hong Kong.

Solusi Inovatif Kebutuhan Pengiriman Barang


Sejak 2013, Lalamove (juga dikenal sebagai Huolala di Tiongkok Daratan) telah berkiprah di industri logistik untuk menemukan sejumlah solusi paling inovatif yang memenuhi kebutuhan pengiriman barang dunia.

Jutaan pengemudi dan perusahaan memanfaatkan teknologi mereka setiap hari untuk saling berinteraksi dan mengirimkan barang-barang penting.

Setiap bulan, Lalamove selalu menghubungkan sekitar 6 juta pelanggan aktif dan lebih dari 440.000 pengemudi van, truk, mobil pengangkut barang, serta sepeda motor untuk memenuhi kebutuhan pengiriman barang di hari yang sama (same day delivery).

Lalamove bermisi untuk mempercepat dan mempermudah aktivitas pengiriman barang di wilayah setempat lewat sejumlah inovasi seperti instant order matching, pemantauan kendaraan dengan GPS secara seketika, optimalisasi rute angkutan barang, serta sistem pemeringkatan pengemudi.

Lalamove kini beroperasi di lebih dari 300 kota di Tiongkok Daratan, Asia Tenggara, India, dan Amerika Latin.

Semua strategi ini menghasilkan solusi yang keren, platform layanan logistik B2B bantu vendor logistik penuhi standar klien.

Keren, Platform Layanan Logistik B2B Bantu Vendor Logistik Penuhi Standar Klien

Jakarta Forum - Keren, platform layanan logistik B2B bantu vendor logistik penuhi standar klien. Usaha rintisan logistik di Asia Tenggara Inteluck raih US$ 5 Juta dari MindWorks dan Lalamove.

Keren, Platform Layanan Logistik B2B Bantu Vendor Logistik Penuhi Standar Klien


Inteluck, platform logistik pihak ketiga di Asia Tenggara yang berorientasi pada data, mengumumkan babak pendanaan Seri Pra-B senilai US$ 5 juta yang dipimpin MindWorks Capital.
keren-platform-layanan-logistik-b2b-bantu-vendor-logistik-penuhi-standar-klien

Pendanaan ini juga diikuti Infinity Venture Partners dan platform teknologi logistik yang sesuai kebutuhan (on-demand logistic) Lalamove.

Lalamove baru pertama kali melakukan investasi strategis, sementara, MindWorks Capital ialah investor awal, bagian dari direksi perusahaan, serta pemegang saham utama Lalamove.

Platform Layanan Logistik B2B


Berdiri pada 2014, Inteluck awalnya merupakan platform IoT SaaS untuk perusahaan angkutan barang di Filipina.

Dengan platform Inteluck, perusahaan angkutan barang dapat memantau serta mengelola pengiriman barang dan pengemudi truk angkutan secara seketika.

Namun, Inteluck lalu beralih menjadi platform layanan logistik B2B setelah menyadari vendor logistik yang ada ternyata belum mampu memenuhi standar klien.

Sejak awal 2018, Inteluck telah memiliki lebih dari 17.000 truk tersertifikasi dan menjadi armada angkutan barang terbesar di Filipina.

Dengan model marketplace baru, Inteluck mampu mengagregasi berbagai perusahaan angkutan barang yang sangat terfragmentasi untuk perusahaan berskala menengah dan besar.

Hal ini secara drastis meningkatkan standar dan efisiensi full truckload logistic (FTL).

"Kalangan perusahaan sangat sulit mengoptimalkan pengiriman barang dengan banyak variabel yang dinamis.

Bagi mereka, hal ini menjadi kendala terbesar dalam pengiriman barang dengan angkutan truk.

Teknologi kami ikut mengoptimalkan proses pengiriman barang dengan menggabungkan data dari sumber-sumber eksternal, seperti kondisi jalanan dan cuaca melalui data seketika yang dikumpulkan dari berbagai perangkat IoT di armada logistik kami.

Dengan menyatukan pemesanan logistik yang tersebar di mana-mana, kami dapat menghasilkan tingkat utilisasi yang lebih baik dalam angkutan barang pergi-pulang dan mengurangi limbah bagi para pelanggan," jelas Kevin Zhang, Pendiri & CEO, Inteluck.

Inteluck kini memiliki lebih dari 100 pelanggan perusahaan dari berbagai jenis industri, termasuk Coca-Cola, OPPO, Asia Brewery, dan pelaku manufaktur global, vendor telekomunikasi, dan kalangan distributor.

Inteluck akan memakai pendanaan tersebut untuk merilis sistem pengiriman barang (distpatch system) yang canggih, serta terus menambah basis pelanggannya di Filipina.

Dengan kendala serupa yang dihadapi di Asia Tenggara, Inteluck juga berencana untuk memperluas skala solusi FTL ke negara-negara lain di Asia Tenggara.

"Kami terkesan dengan ketajaman visi Kevin dalam memahami rumitnya pasar logistik di wilayah setempat.

Bersama Lalamove yang mengikuti babak pendanaan kali ini, kami akan memanfaatkan keahlian kolektif di sektor logistik sehingga Inteluck meningkatkan skala usahanya dan menjadi pemimpin industri yang dominan," ujar David Chang, Managing Partner, MindWorks Capital.

"Kami menilai ada banyak sinergi antara Inteluck dan Lalamove—kedua perusahaan bisa memanfaatkan teknologi dan data untuk mengubah industri logistik.

Kami menggabungkan keahlian Lalamove dalam last mile delivery dan pengalaman Inteluck dalam pengiriman barang jarak jauh.

Dengan demikian, kami bisa mengoptimalkan portofolio layanan untuk kalangan perusahaan di Asia Tenggara.

Kami juga mengagumi ketajaman insting Kevin dalam menemukan tantangan dalam aktivitas logistik jarak jauh.

Hal ini akan membantu Inteluck untuk memenuhi kebutuhan para pelanggannya," jelas Shing Chow, Pendiri dan CEO, Lalamove.

Teknologi Logistik Mutakhir


Berdiri pada 2014, Inteluck ialah platform logistik pihak ketiga yang berorientasi pada data dan berfokus pada first-and-middle mile delivery untuk perusahaan berskala menengah dan besar di Asia Tenggara.

Inteluck berkantor pusat di Singapura, dan beroperasi di negara-negara Asia Tenggara termasuk Filipina dan Thailand.

Inteluck bermisi untuk menawarkan berbagai layanan logistik B2B yang sangat efisien melalui teknologi mutakhirnya di negara-negara berkembang.

Strategi Investasi


MindWorks Capital berdiri pada 2014 dan merupakan perusahaan penanaman modal asing yang berkantor pusat di Hong Kong, dan berkantor cabang di Beijing serta Jakarta.

MindWorks menjalankan strategi Pan-Asia untuk menanamkan investasi langsung pada sejumlah perusahaan teknologi di Tiongkok Daratan dan Asia Tenggara.

MindWorks saat ini mengelola nilai aset bersih sebesar US$ 500 juta lewat tiga dana investasi, dan ikut menjadi mitra investasi dalam Innovation Technology Venture Fund yang diprakarsai pemerintah Hong Kong.

Solusi Inovatif Kebutuhan Pengiriman Barang


Sejak 2013, Lalamove (juga dikenal sebagai Huolala di Tiongkok Daratan) telah berkiprah di industri logistik untuk menemukan sejumlah solusi paling inovatif yang memenuhi kebutuhan pengiriman barang dunia.

Jutaan pengemudi dan perusahaan memanfaatkan teknologi mereka setiap hari untuk saling berinteraksi dan mengirimkan barang-barang penting.

Setiap bulan, Lalamove selalu menghubungkan sekitar 6 juta pelanggan aktif dan lebih dari 440.000 pengemudi van, truk, mobil pengangkut barang, serta sepeda motor untuk memenuhi kebutuhan pengiriman barang di hari yang sama (same day delivery).

Lalamove bermisi untuk mempercepat dan mempermudah aktivitas pengiriman barang di wilayah setempat lewat sejumlah inovasi seperti instant order matching, pemantauan kendaraan dengan GPS secara seketika, optimalisasi rute angkutan barang, serta sistem pemeringkatan pengemudi.

Lalamove kini beroperasi di lebih dari 300 kota di Tiongkok Daratan, Asia Tenggara, India, dan Amerika Latin.

Semua strategi ini menghasilkan solusi yang keren, platform layanan logistik B2B bantu vendor logistik penuhi standar klien.