Ekspedisi

Pemanfaatan Energi Bersih dan Berkelanjutan Sejalan dengan Nilai Sustainability pada Aspek ESG

Jakarta Forum - Pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan sejalan dengan nilai sustainability pada aspek ESG. CLEO menjadi perusahaan AMDK terbanyak pasang panel surya di Indonesia.

Pemanfaatan Energi Bersih dan Berkelanjutan Sejalan dengan Nilai Sustainability pada Aspek ESG


PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel Group), emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) hingga awal tahun ini telah memasang panel surya di 8 pabriknya.
pemanfaatan-energi-bersih-dan-berkelanjutan-sejalan-dengan-nilai-sustainability-pada-aspek-esg

Dengan pengoperasian PLTS Atap ini, CLEO berhasil menghemat 5.689.727 kwh setiap tahunnya.

PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel Group) emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan IDX ticker code: CLEO:IJ, hingga awal tahun ini telah memasang panel surya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 8 pabriknya yang terletak di Pandaan, Bojonegoro, Kediri, Ngoro, Cirebon, Citeureup, Gunung Sindur dan Kudus.

Dengan pengoperasian PLTS Atap ini, Perseroan berhasil menghemat 5.689.727 kwh setiap tahunnya.

Prinsip Bisnis Berkelanjutan


Dengan demikian, CLEO akan menjadi perusahaan produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang paling banyak memasang panel surya di Indonesia.

Selanjutnya, Perseroan akan memasang PLTS Atap di 6 pabriknya yang terletak di Banjarmasin, Makassar, Medan, Balikpapan, Palangkaraya dan Palembang.

Pemasangan panel surya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di pabrik-pabrik CLEO ini, merupakan wujud nyata dari komitmen Perseroan dalam menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan yang memperhatikan lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola atau ESG (Enviromental, Social, Governance).

Energi Baru dan Terbarukan


“Pemasangan PLTS Atap ini sejalan dengan komitmen aktif Perseroan dalam pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan yang sejalan dengan nilai sustainability pada aspek ESG.

Selain itu, dengan pemasangan PLTS Atap di pabrik-pabrik milik CLEO ini, kami berharap dapat membantu upaya pemerintah untuk mencapai target bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia sebesar 23% pada tahun 2025 dan mencapai net-zero carbon emission pada tahun 2060,” kata Wakil Direktur Utama CLEO, Melisa Patricia.

Lebih jauh, perhatian Perseroan untuk terciptanya lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola yang lebih baik, adil dan bertanggung jawab telah ada bahkan sejak awal pendirian CLEO.

Hal itu berwujud dalam bentuk komitmen para pendiri perusahaan, bahwa CLEO selalu memperhatikan kualitas air murni yang dihasilkan maupun kualitas kemasan yang digunakan.

Prinsip ESG


Oleh karenanya, CLEO hanya menggunakan kemasan bebas Bisphenol A atau biasa disebut BPA-free.

Karena BPA merupakan zat kimia yang dapat mempengaruhi kesehatan, hormon, sistem reproduksi, termasuk menjadi pemicu resiko kanker pada manusia.

Dengan komitmen yang kuat untuk menerapkan prinsip ESG di berbagai aspek bisnis yang dimiliki, CLEO telah membangun jaringan distribusi yang kuat di berbagai kota yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.

Selain itu, CLEO juga gencar meluncurkan inovasi produk-produk baru untuk dapat memenuhi kebutuhan produk air minum dalam kemasan dari segmen yang berbeda-beda.

Produk-produk CLEO untuk memenuhi kebutuhan segmen yang berbeda tersebut meliputi; Cleo Mini, Cleo Classic, Cleo Eco Shape, Cleo Gallon, Cleo Bottle,Cleo Cup, Cleo Sport, Cleo Platine, Cleo Eco Green, Cleo Glass, air mineral SuperO2, dan SuperO2 Sportivo.

Ketersediaan Air Minum yang Murni dan Sehat


Untuk semakin menunjukkan komitmen, bahwa Perseroan akan terus hadir mendukung ketersediaan air minum yang murni dan sehat, CLEO akan segera meluncurkan kemasan baru.

Sementara itu Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa CLEO yang digelar tanggal 25 Januari 2023, menyetujui rencana Perseroan untuk menjaminkan sebagian besar aset kepada bank dan atau lembaga keuangan lain sesuai dengan pasal 10 ayat 4 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana relevan dengan mengacu kepada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan atau Peraturan Perundang-undangan terkait.

Hal ini sesuai dengan rencana CLEO untuk terus tumbuh dan berkembang di masa mendatang.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui perubahan pasal 15 ayat 7 Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.

Kemasan Praktis Ramah Lingkungan


PT Sariguna Primatirta Tbk dengan identitas Tanobel Group, perusahaan publik yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2017 (IDX: CLEO) merupakan produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat food safety management ISO 22000: 2005.

Pada tahun 2004 Cleo hadir di Indonesia sebagai brand Air Minum dalam kemasan dengan diferensiasi Air Murni dan pembukaan pabrik pertama di Pandaan, Jawa Timur.

Hadir dengan inovasi pertama di Indonesia, yaitu Galon Cleo yang memiliki handle sehingga mudah untuk dibawa dan dipasang ke dispenser.

Galon Cleo terbuat dari bahan bebas BPA yang menjamin kemurnian dan kesehatan air didalamnya.

Tahun 2013, CLEO menerbitkan Cleo Ecoshape yang merupakan produk kemasan praktis ramah lingkungan.

Hal ini menunjukkan komitmen pada pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan sejalan dengan nilai sustainability pada aspek ESG (Enviromental, Social, and Governance).
Ekspedisi
jual-kurma-untuk ramadhan